Thursday , September 21 2017
Home / Tutorial / Microsoft Ramal Keyboard Qwerty Akan Jadi Fosil Karena Teknologi Ini

Microsoft Ramal Keyboard Qwerty Akan Jadi Fosil Karena Teknologi Ini

Microsoft Ramal Keyboard Qwerty Akan Jadi Fosil Karena Teknologi Ini
Microsoft Ramal Keyboard Qwerty Akan Jadi Fosil Karena Teknologi Ini

Microsoft Ramal Keyboard Qwerty Akan Jadi Fosil Karena Teknologi Ini

Salah satu hardware inputan yang tak bisa ditinggalkan dalam dunia komputasi saat ini adalah keyboard. Walaupun banyak macamnya, jenis keyboard Qwerty dirasa memiliki banyak pengguna yang tak terbantahkan. Sejatinya, keyboard ini hanya digunakan dalam ranah PC. Namun dalam perkembangan beberapa dekade terakhir, Blackberry memiliki peran penting dalam mengadopsi keyboard jenis ini untuk perangkat pintar. Alhasil, keyboard jenis ini memang sangat populer di seluruh dunia.

Sayangnya, untuk urusan teknologi, popularitas tersebut sifatnya nisbi. Pasalnya, teknologi senantiasa berkembang. Teknologi informasi dan komunikasi yang lebih lawas tentu berganti dengan teknologi yang lebih modern. Selain karena ingin tampil ala kekinian, ternyata hadirnya teknologi modern bisa membuat segala sesuatu menjadi lebih praktis. Hal inilah yang kemudian memaksa teknologi jadul mulai berangsur-angsur hilang di telan zaman. Hal inilah yang nampaknya menjadi suatu bayangan kelam Qwerty di kemudian hari.

Seperti diamini, Microsoft juga memberikan pendapat yang serupa. Microsoft meramalkan bahwa keyboard Qwerty akan segera menjadi fosil di masa depan. Hal ini disampaikan oleh Chief Envisioning Officer Microsoft, Dave Coplin yang memrediksi bahwa keyboard Qwerty akan segera digantikan dengan teknologi facial tracking, voice dan pengenal gerakan tubuh.

 

Baca juga: Bukti bahwa peradaban dunia akan terhenti jika komputer mati

 

 

Siapakah yang akan menggantikan Qwerty

Menurutnya, teknologi inputan dalam komputasi akan sepenuhnya menjadi lebih mudah. Ia menyatakan bahwa ke depan, inputan komputasi akan seperti film Tom Cruise’s, Minority Report (2002). Nampaknya memang terbilang sangat imajiner. Akan tetapi, jika yang menyampaikan hal tersebut adalah seorang petinggi Microsoft, maka bisa jadi ini adalah sebuah bocoran tak bisa terbantahkan. Hal ini semakin dibenarkan lantaran sebagai permulaan, teknologi voice&gesture recognition sudah menjadi hal yang cukup umum. Selain itu, facial tracking juga bukan hal yang aneh lagi beberapa tahun belakangan.

Bukan hanya itu saja, pihak Microsoft juga meramalkan bahwa beberapa tahun kedepan, chatbots akan semakin populer. Kehadiran chatbots bisa mengurangi waktu para penggunanya dalam mengetik percakapan dengan bantuan Artificial Intelligent. Pasalnya, teknologi kecerdasan buatan ini kedepannya akan mendata berbagai kegiatan pengguna sebagai sebuah bahan di dalam menanggapi percakapan tersebut. Ramalan luar biasa tersebut tentu hanya tinggal ditunggu tanggal mainnya saja.

Check Also

Tutorial Lightroom Android

Tutorial Lightroom Android ala Urbex dan Street

Tutorial Lightroom Android ala Urbex dan Street Tutorial Lightroom Android ala Urbex dan Street. – …